Aku sedang menghitung berapa lama aku diam dan tak berbincang disini. Rasanya baru kemarin aku berhenti menulis tapi nyatanya waktu tak pernah berhenti berputar. Hampir dua bulan aku hilang terkubur dan kehilangan kata-kata. Menulis bagiku adalah cara yang menyenangkan untuk bercerita, menyanggah kata-kata, menyangkal apa yang bukan sebenarnya juga menyatakan bagaimana aku merindukanmu disana.
Kadang tulisan juga membuat kita ingat akan kerasnya perjuangan, bangkit dan melawan arus deras tentang tantangan hidup yang seringkali membawa kita pada inti kehidupan: pilihan. Tetap merindukanmu tanpa dirindukan juga olehmu adalah salah satu contoh pilihan yang sering menjadi alasan mengapa aku menulis. Ketidaklayakan, perbedaan pandangan, baik-buruknya penilaian tidak kunjung mematahkan keinginanku menulis, apalagi tentangmu. Aku tak memikirkan apa atau bagaimana tanggapan orang lain tentang tulisanku. Menulis adalah media komunikasi, walaupun tulisanku tak kunjung dibaca dan tak kunjung berbalas, aku sudah cukup bahagia bisa menuliskan apa yang aku rasakan disini. Setidaknya, suatu saat nanti aku bisa membaca lagi perasaanku yang mungkin nanti akan sedikit terlupakan. Jadi, kau tak keberatan kan kalau aku tinggal dan tetap menulis dsini? :)
Tuesday, July 02, 2013
Mengapa Menulis?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment