Monday, February 25, 2013

Aku Ada Enam

Aku ingin pergi bersama angin kemudian hilang, tapi bisa menyejukkanmu ketika kau gerah ditidur siangmu yang berkeringat.
Aku ingin menjadi wajan hitam yang penuh arang tapi kau sayang ketika kau lapar kemudian membuat nasi goreng ditengah malam,
Aku ingin merajut cardiganmu yang robek tersangkut paku ketika kita berlarian diantara bangunan yang hampir roboh di belakang rumahku.
Aku ingin tinggal disaku jeans belel yang kau pakai hampir setiap hari tanpa bosan dan malu.
Aku ingin hidup dalam rumah yang kau cicil agar ketika banjir datang kita merasa berat untuk pindah ke tenda penampungan dan tetap bertahan bagaimanapun keadaannya.
Aku ingin menghujanimu dengan air penguapan laut, kau takkan pernah kering, kau akan selalu indah dalam rona biru mudamu yang menjadi jingga di sore hari.

*Gudang 02 Pelindo Pontianak: ketika aku mengingatmu

Sunday, February 24, 2013

Percakapan Semalam


1:11 am, 24 Feb 2013

Aku kangen kamu
aku juga kangen kamu.
Td abis liat foto2 kita
:)
Ah sudahlah.. nyesek
mau d apain juga kondisi kita tetap begini..
aku juga kangen kamu banget tapi aku bisa apa
Iya.. maafin aku ya
knapa minta maaf?
gak ada yg salah kok
Gpp.. aku punya janji yg ga aku tepatin
Aku masih inget semuanya kok :)
kebutuhan kan beda dari keinginan.
when they cant make any deal, you may take a decision.
aku bisa ngerti kok
Pengen nangis
Aku pengen nangis kalo inget alien sama pluto
Ga punya idung jarinya cuman 3
udah...
jangan di inget lagi.
aku nanti cari cerita lain buat aku sama calon suami aku yang entah siapa :)
:)
Aku kangen kamu.. kangen banget
Ah jadi cengeng gini
Ydh km tdr, udah jam segini
aku juga.
udah dari kmaren2 malah tapi aku gak enak mau bilang, takut gangguin kamu.
aku masih nonton tv :)
silahkan kamu tidur duluan :)
Suka inget cita2 kita bedua yang ga kesampean..
Km baik2 ya disana.. jaga kesehatan
Jangan sakit2an aja
Makan yg bener
dulunya terlalu dipikirin sih ya makanya keinget terus
hei.....
selama ini aku survive kok..
kamu tenang aja
Iya :)
Kapan2 kita ketemu ya.. walaupun entah kapan..
Aku mau makan bareng km lg trus nemenin main :)
nanti aku ksana lagi :)
Iya.. sebelom salah satu dari kita meninggal.. aku mau ketemu dulu :)
insyaallah :)
Aku sayang kamu..
Selamat malam

Yang sakit itu adalah ketika kita berulang kali menyadari bahwa ada satu hati yang kita sayang tapi kita tetap bersikeras memutuskan untuk hidup dengan hati yang lain. 
aku juga sayang kamu
- not sent

Saturday, February 23, 2013

Kembali Lagi, Ini Rindu Untukmu

di Pontianak


Hari ke dua puluh tiga bulan kedua, sekian hari setelah hari perpisahan kita, aku rindu kamu dalam pekat kata yang biasanya bisa kubaca.
Keriang diterpa angin pun tak kuhiraukan dipelupuk mata. Aku rindu kamu saja.
Tinta-tinta yang tertoreh diatas kulit kayu hasil pabrik pun membentuk deratan huruf dari namamu.
Aku dan segala angka-angka yang kuketik di atas papan kunci ini pun seringkali bersinggungan dengan namamu.
Entah bagaimana caranya.

Aku berdiri dalam cercah cahaya temaram dikala hari hampir mati.
Tak ada tanggal yang berulang, maka merindukanmu pun tetap kurasakan istimewa dalam setiap angka kalender yang tak luput dari lingkar merah pena cintaku.
Aku juga menungguimu dalam tik-tok jarum paling panjang di lingkar angka satu hingga dua belas yang selalu saja berputar.

Kau dimana?
Aku menunggumu dibatas perbedaan tanah dan air tapi kau tak kunjung datang.
Mungkin sesekali aku memang harus menginjak api agar kau mengasihaniku kemudian melelehkan hatimu yang beku.
Iya, rasakanlah sakit agar kebahagiaan lebih nyaman dirasakan. Begitu kan?

Aku merindukanmu disetiap tanda baca yang kububuhkan diakhir, tengah maupun awal kalimatku.
Kau ada dimana-mana, di ini dan ituku, disana dan siniku.
Kau ada.
Sekian dan terimalah pelukanku.


rasa ini masih ada di Hatiku

Tuesday, February 12, 2013

Ini Sudah Bukan Kita

Semalam kita bertemu dalam lekat kata berbaris-baris. Kita menyebutkan nama. Kita memberikan tanda untuk setiap panggilan kamu dan saya.  Kita tertawa dalam rupiah-rupiah yang kita habiskan hanya untuk mendengarkan suara. Kita menyadari kesukaan kita yang baru: saya suka kamu dan kamu suka saya.

Semalam lalu kita perpeluk dalam peluh yang basah kehujanan. Kita berbagi hangat dalam kotak 3x3. Kita bertukar cerita tentang bagaimana ayah kita. Kita berbagi hayalan tentang masa depan dengan anak-anak yang kamu ayah dan aku ibunya.

Semalam jauh kita mengumbar janji untuk saling menggenggam ketika lemah. Kita saling menguatkan untuk selalu bertahan walau pelukan bukan hal yang bisa kita rasakan. Kita saling mengingatkan untuk selalu menunggu sebuah keajaiban agar pada waktunya kita bisa berbagi kecupan.

Semalam yang entah apa kau menyudahi segalanya. Kau katakan kau butuh dia. Kita sudah tidak ada. Kita sudah berubah menjadi kamu dan saya. Dan kamu sudah dengan sengaja mengubur diri hidup-hidup agar perlahan mati dan tak ada disampingku lagi. Sekian.

Saturday, February 09, 2013

Kita Mati

Sementara jarak membodohi kita, waktu menggerogoti batang bunga yang kita tanam. Kita mati ketika menyadari bahwa sesungguhnya yang membunuh kita adalah kita sendiri.