Wednesday, January 16, 2013

Untuk Kamu...

Untuk Kamu Yang Di Seberang

Hai,
Sudah berapa kali putaran bumi tidak mempertemukan kita? Sebegitu luasnya lautan hingga menggenggam pun sudah tak mampu :')

Aku menghitung titik hujan yang jatuh dipelataran setiap kali merindukan kita dalam pelukan, dan aku tak sanggup, titik hujan begitu banyak hingga aku tak tau mana yang sudah kuhitung dan mana yang belum. Seperti rindu yang penuh dihatiku, aku tak tau mana yang sudah kurasakan dan mana yang baru bermunculan. Mereka menetap, kau tau. Iya, kau seharusnya tau karena setiap kali aku merasakan ingin memelukmu, kau selalu kukabari :)

Mungkin kau bosan dengan kata aku-rindu-kamu yang tiap hari kukatakan padamu. Mungkin juga kau sudah bosan dengan karung-karung rindu yang setiap hari kukirimkan lewat deburan ombak untukmu. Aku tau kau bosan hanya saja aku tak mau tau, tetap saja kukatakan dan kukirimi kau dengan rindu-rindu kelabu dari hatiku :|

Kadang inginku terbangkan perasaanku ke sana, kearahmu. Tapi kembali lagi, jarak membenamkan kita pada logika dan birunya laut menyatukan kita dalam air mata yang menyuguhkan pilu mendalam. Sekali lagi kita dipaksa menelan pahit: memeluk adalah kata kerja termahal yang harus kita beli untuk setiap rindu yang menggagahi kita :'(

Sekian.



Aku-Rindu-Kamu

No comments:

Post a Comment