Dear, you
Aku kangen.
Aku harap perasaan kita sama.
Ada yang inginku katakan tapi aku bingung harus mulai dari mana.
Mungkin aku harus minta maaf.
Ya! Maafkan aku.
Aku sudah terlalu memaksakan kehendak.
Aku tau kau tak inginkan aku tapi tetap saja kupaksakan perasaan ini.
Realistis saja. Sudah tentu aku membebanimu.
Aku yang tak mampu jauh dan selalu saja menyodorimu dengan katakata rindu.
Sungguh itu sesuatu yang salah tapi tak mampu ku hindari.
Di sisi lain, kau sudah punya kehidupan yang membahagiakanmu.
Aku tau itu.
Dia yang subhanallah sempurna untukmu dengan segala apa yang dia punya telah menghujanimu dengan cinta dunia dan akhirat.
Kau seharusnya bahagia, sudah pasti bahagia kurasa.
Setiap detail ceritamu tentangnya, kuperhatikan.
You do, man. You do love her with all of your life.
You have to realize that precious feeling.
Kau tau, aku merasakan jahatnya perasaanku ketika aku memintamu kembali.
Melepaskanmu darinya sungguh sebuah kejahatan perasaan yang tak pantas dilakukan wanita.
Tapi aku tetap saja memelas, aku jahat.
Jujur saja, jika aku bisa, aku ingin melepas perasaan ini.
Aku ingin pergi darimu. Aku ingin berhenti memujamu. Aku ingin menyudahi semua ini lantas berlalu.
Aku tak ingin dia dan dia sakit dan lebih sakit lagi karenaku.
Tapi perasaan ini tak ingin kau pergi. Bagaimana?
Maafkan aku yang telah merumahkanmu dihatiku.
With love,
Me
Aku kangen.
Aku harap perasaan kita sama.
Ada yang inginku katakan tapi aku bingung harus mulai dari mana.
Mungkin aku harus minta maaf.
Ya! Maafkan aku.
Aku sudah terlalu memaksakan kehendak.
Aku tau kau tak inginkan aku tapi tetap saja kupaksakan perasaan ini.
Realistis saja. Sudah tentu aku membebanimu.
Aku yang tak mampu jauh dan selalu saja menyodorimu dengan katakata rindu.
Sungguh itu sesuatu yang salah tapi tak mampu ku hindari.
Di sisi lain, kau sudah punya kehidupan yang membahagiakanmu.
Aku tau itu.
Dia yang subhanallah sempurna untukmu dengan segala apa yang dia punya telah menghujanimu dengan cinta dunia dan akhirat.
Kau seharusnya bahagia, sudah pasti bahagia kurasa.
Setiap detail ceritamu tentangnya, kuperhatikan.
You do, man. You do love her with all of your life.
You have to realize that precious feeling.
Kau tau, aku merasakan jahatnya perasaanku ketika aku memintamu kembali.
Melepaskanmu darinya sungguh sebuah kejahatan perasaan yang tak pantas dilakukan wanita.
Tapi aku tetap saja memelas, aku jahat.
Jujur saja, jika aku bisa, aku ingin melepas perasaan ini.
Aku ingin pergi darimu. Aku ingin berhenti memujamu. Aku ingin menyudahi semua ini lantas berlalu.
Aku tak ingin dia dan dia sakit dan lebih sakit lagi karenaku.
Tapi perasaan ini tak ingin kau pergi. Bagaimana?
Maafkan aku yang telah merumahkanmu dihatiku.
With love,
Me
posted from Bloggeroid
No comments:
Post a Comment